Connect with us

Berita

Tergusur Tol Jogja-Solo, Perempatan Monjali Resmi Akan Hilang, Lalu Lintas Utara-Selatan Harus Memutar

Published

on

Jumat, 10 Januari 2020

YOGYA, jarrakposyogjakarta.com – Perubahan desain Tol Jogja-Solo di Simpang Empat Monjali dari melayang (elevated) menjadi at grade atau seperti jalan darat akan menghilangkan perempatan di kawasan tersebut. Jalur dari arah utara dan selatan Jalan Monjali akan memutar, persimpangan ini menjadi tanpa lampu bangjo.

Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan desain at grade untuk tol Jogja-Solo di kawasan Monjali sudah disepakati Pemda DIY dengan Pemerintah Pusat. Simpang Empat Monjali termasuk sumbu imajiner sehingga jalan tol tak boleh dibuat melayang.

Jelas tidak ada lagi Simpang Empat Monjali lantaran tertutup jalan.

“Enggak mungkin jalan tol ada perempatan,” katanya di Kepatihan, Kamis (9/1/2020)

Agar arus lalu lintas di sepanjang Jalan Monjali tidak terputus, jalur putaran di sisi barat dan timur Ring Road Monjali akan dibuat. Titik putaran itu akan berada di bawah tol yang melayang. Arus lalu lintas dari arah selatan menuju ke utara harus berbelok ke barat lebih dahulu melewati bawah tol kemudian kembali ke timur menuju Jalan Monjali. Sementara, rus dari utara yang akan menuju ke selatan Jalan Monjali akan berbelok ke timur terlebih dahulu sebelum berputar ke barat dan menuju selatan.

Dengan demikian tidak ada lagi lampu bangjo di kawasan tersebut. Titik putar balik tentu tidak sampai ke persimpangan lain di sisi barat maupun timur Ring Road.

“Di sisi barat ada putaran di bawah tol, sebelum [konstruksi tol] turun di sisi timur juga ada putaran. Nanti arus dari selatan yang mau ke utara belok ke barat kemudian berputar, kalau yang dari utara ke selatan belok ke timur kemudian putar balik,” ujar Baskara Aji.

Aji mengatakan ketiadaan bangjo di kawasan itu akan membuat arus lalu lintas semakin lancar. Pengendara tidak harus antre selama beberapa kali lampu bangjo menyala merah untuk bisa terlepas dari persimpangan.

“Kalau sekarang antrenya bisa berhenti lima kali [lampu bangjo], besok [kalau sudah ada tol] tidak perlu berhenti lagi. Fungsinya kan di situ, pengaturan lalu lintas itu supaya tidak ada kemacetan,” ucapnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo Totok Wijayanto mengatakan revisi desain Tol Jogja-Solo ruas Monjali saat ini masih digodok oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Satker belum dapat memastikan kapan revisi itu akan selesai.  

Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengusulkan perubahan desain Tol Jogja-Solo di Monjali agar tidak dibangun melayang karena Jalan Monjali merupakan Sumbu Imajiner yang menghubungkan Gunung Merapi, Kraton Jogja, dan Pantai Selatan. Sultan tak mempersoalkan penggunaan Ring Road untuk jalan tol demi menyelamatkan estetika garis imajiner.

Editor: Gunawan

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita

Update Corona Per 8 Juni: Kasus Positif 32.033, Sembuh 10.904, Meninggal 1.883

Published

on

By

Yogjakarta -JarrakposYogyakarta.com

Senin ( 8/6 ). Peningkatan angka kasus positif virus Corona(COVID-19) di Indonesia semakin bertambah namun kabar gembiranya angka kesembuhan juga terus mengalami peningkatan.

Masyaakat bisa mengakses langsung secara mandiri di situs covid19.go.id serta beritanya update disampaikan langsung oleh juru bicara pemerintah terkait penanganan COVID-19, Achmad Yurianto. Total ada 32.033 kasus positif yang terkonfirmasi pada situs ini dengan rincian jumlah tersebut, 10.904 pasien yang dirawat dinyatakan sembuh dan 1.883 orang meninggal dunia. Data ini diperbarui setiap harinya dengan cut off data pukul 12.00 WIB.

Data hari minggu sebelumnya berdasar pantauan tercatat ada 31.186 kasus positif Corona di Indonesia, 10.498 orang sembuh, dan 1.851 meninggal dunia, rasio pasien sembuh jauh lebih besar daripada yang meninggal dunia.

Editor : RR
Pewarta : gugun

Continue Reading

Berita

Lima pelaku tawuran di amankan di polres metro jakarta barat

Published

on

By

Jakarta – jarrakposyogjakarta – Lima pelaku tawuran di Kampung Duri Cengkareng Jakarta Barat, berhasil diamankan Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat, pada Minggu Dini hari (07/06/2020).

Awalnya Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Briptu Helmy bersama anggotanya mendapatkan laporan dari masyarakat akan adanya tawuran.

“Dari laporan tersebut, tim langsung melaksanakan patroli,”ujar Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Akbp Agus Rizal.

Kemudian tim berhasil mengamankan 5 orang remaja bersama barang bukti senjata tajam.

“Selanjutnya kita serahkan kelima pelaku tersebut ke Polsek Cengkareng Polres Jakarta Barat guna pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Agus menjelaskan kami akan terus melakukan patroli ke tempat tempat yang rawan akan tindakan kriminal

” Bagi masyarakat yang menemukan tindak kejahatan jangan ragu untuk melaporkan kepada pihak berwajib ” Ujarnya

Sementara Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menerima penyerahan lima pemuda yang diduga hendak akan melakukan tawuran

” Saat ini kelima pemuda tersebut sedang kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut ” Tuturnya.

Sumber :

( Humas Polres Metro Jakarta Barat )

Wartawan : Seno

Editor: RR

Continue Reading

Berita

LANGKAH AWAL MUSISI YOGYAKARTA UNTUK MENGADAKAN SILATURAHMI DI IMOGIRI YOGYA.

Published

on

By

LANGKAH AWAL MUSISI YOGYAKARTA UNTUK MENGADAKAN SILATURAHMI DI IMOGIRI YOGYA.

Yogyakarta – jarrakposyogyakarta.com – 5 Juni 2020 – Dampak dari pandemi COVID 19 yang sedang terjadi selama ini memang banyak sekali menimbulkan kerugian bagi penduduk dunia khususnya di Indonesia, sebagaimana yang dikatakan para musisi Yogyakarta yang baru saja selesai mengadakan acara silaturahmi sesama musisi Yogyakarta yang diadakan di Cafe Red Corner (IMOGIRI Yogyakarta).

Mereka menyatakan bahwa semenjak adanya peristiwa merebaknya wabah virus corona di dunia ini, para musisi di Yogyakarta jarang sekali melakukan kegiatan bermusik dan berkumpul bersama (silaturahmi) dengan sesama musisi Yogyakarta seperti sebelumnya.

Acara ajang silaturahmi ini merupakan suatu kerinduan tersendiri bagi para musisi Yogyakarta yang selama ini seperti terisolasi karena imbas dari COVID 19 yang sedang terjadi selama ini.

Para musisi yang hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah musisi penghubung antara Cafe,hotel dan restoran yang ada di sekitar wilayah daerah Istimewa Yogyakarta.

Bapak wisuda selaku pengelola acara tersebut menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk silaturahmi kami untuk kembali berinteraksi kepada sesama musisi di Yogyakarta agar tetap terjalin ikatan persaudaraan antara kami.

Beberapa musisi yang hadir dalam acara ini diantaranya adalah BALAKOSA BAND, BRAMSTEVE, RAY NIMAS, WISNU WAHYU SANTOSA, PARLY GRA, DIDIT, PUTRI, TOMY, AYIK, TAMHIR, YUDHA dan IRWAN yang turut serta memeriahkan even tersebut.

Sumber : Elwa

JARRAKPOSDKI
AJENG

Editor : RR

Continue Reading

Trending