BeritaLokalTravel

Wisata Jogja di Malam Hari yang Perlu Dikunjungi Mudah Dijangkau dan Meriah

Jumat, 6 Desember 2019

jarrakposyogjakarta.com – Ada sejumlah tempat wisata malam hari di Yogya yang dapat melepas penat Anda.

Berikut daftar wisata Yogya malam hari yang perlu Anda kunjungi:

1. Sepanjang Jalan Malioboro

Malioboro

Malioboro yang terletak di jantung Yogyakarta tidak bisa dilewatkan ketika berkunjung ke Yogyakarta. Malioboro yang kini menjadi semi pedestrian yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung untuk berbelanja maupun mengabadikan momen di sisi jalan.

Belum ke Yogya kalau belum berkunjung ke Malioboro.

Di sini Anda juga dapat menikmati berbagai macam kuliner yang hanya dapat dijumpai di malam hari.

2. Titik Nol Kilometer

Kawasan Nol Kilometer, merupakan kawasan yang dikelilingi bangunan lawas peninggalan Belanda seperti Bank Indonesia, Bank BNI, Istana Negara dan Monumen Serangan Umum 1 Maret. Saat malam hari bangunan-bangunan sinari lampu-lampu yang sayup. Sehingga memunculkan kesan romantisnya sudut kota Yogyakarta.

3. Alun-alun Lor

Kuliner Alun-alun Lor

Merupakan halaman depan Keraton Yogyakarta. Berkunjung ke lokasi tersebut di malam hari menambah kesan suasana Yogya  yang sesungguhnya.

Alun-alun Lor terkenal dengan wisata kuliner. Pengunjung atau wisatawan dapat menikmati kuliner seperti cafe bernuansa outdoor di sisi timur Keraton. 

4. Alun-alun Kidul (Alkid)

Odong-odong di Alun alun Kidul (Alkid)

Gemerlapnya lampu hias odong-odong menjadi lokasi hitz di Jogja. Tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke alun-alun kidul (alkid). Disinilah tempat menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman. 

Setelah berkeliling dengan sepeda atau odong-odong yang diiringi musik, pengunjung dapat menyantap mie instan atau ronde yang ada di pinggiran trotoar. Sehingga dapat menambah kesan suasana malam di Kota Yogyakarta.

5. Taman Pelangi Monjali

Taman Pelangi Monjali

Bagi Anda yang suka dengan suasana lampu yang menghiasi gelapnya malam, maka Taman Pelangi menjadi tempat wisata yang wajib dikunjungi. 

Taman Pelangi ini terletak di Jalan Padjajaran, dan berada di lokasi Museum Monumen Yogya Kembali Yogyakarta (monjali).

Di tempat tersebut Anda akan disugguhkan dengan warna-warni lampu lampion. Sehingga terkesan seperti melihat pelangi. 

Tempat wisata lampion ini buka setiap hari, Senin – Kamis mulai pukul 15.30-22.00 WIB, sedangkan hari Jum’at – Minggu dari pukul 17.00-23.00 WIB.

6. Tugu Pal Putih

Tugu Pal Putih

Tugu Pal Putih atau Tugu Golong Giling ini tak asing di telinga. Sejarah tugu ini yang dibangun pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I menjadi simbol dan menandakan garis batas antara Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta dan Pantai Selatan. 

Ikon Yogyakarta ini konon katanya jika pengunjung dapat mengabadikan momen di Tugu tersebut maka mereka yang berfoto dapat kembali lagi ke Yogya.

Lokasi yang tak jauh dari wisata kuliner ini dipenuhi pengunjung ketika menjelang malam. Biasanya pengunjung mengabadikan momen di tengah Tugu sembari menunggu jalanan terlihat sepi. Agar mendapatkan Tugu yang berlatar belakang lampu dan bangunan bersejarah.

Kawasan Tugu akan mulai diramaikan pengunjung menjelang pukul 19.00 hingga larut malam. 

7. Tebing Breksi

Tebing Breksi

Lokasi ini awalnya adalah lokasi tambang. Biasanya hanya ahli geologi yang berkunjung ke daerah tersebut. Namun, sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah. 

Penutupan ini berdasarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran.

Sekitar 2015, Tebing Breksi ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai tempat wisata baru di Jogja.

Objek ini kini menjadi jujukan wisatawan khususnya bagi orang-orang yang suka dengan petualangan. Jika anda berkunjung kesini cukup dikenakan tarif parkir saja.

Jam buka setiap harinya pukul 06.00-21.00 WIB. Pengunjung akan disajikan pemandangan wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Tak hanya di merapi, pengunjung dapat mencoba untuk sewa jeep kecil untuk berkeliling disekitar tebing.

8. Pintu Langit Dahromo

Pintu Langit Dahromo

Objek wisats ini berada di kawasan hutan pinus, Pintu Langit Dahromo ini juga menjadi salah satu obyek wisata yang banyak menarik perhatian wisatawan. 

Pengunjung dapat mengabadikan momen di Pintu dan Piano yang berlatar belakang langit. Oleh karena itu, objek wisata ini diberi beri nama ‘Pintu Langit Dahromo’.

Anda dapat menikmati sore disini, sembari mengabadikan momen bersama sang senja. Untuk jam buka lokasi ini Senin, Kamis dan Jumat pukul 08.00-23.00 WIB. Sedangkan Selasa dan Rabu 08.00-22.00 WIB. Lalu untuk akhir pekan buka dari jam 07.00-24.00 WIB. 

9. Watu Mabur

Watu Mabur

Watu Mabur menjadi perbincangan para warganet. Keindahan tebing tempat wisata ini tak kalah menariknya dengan lokasi lainnya yang berada di sekitar Dlingo.

Lokasi yang cukup dekat dengan Bukit Penguk ini memiliki spot-spot foto untuk para pemburu keindahan feed instagramable. Beberapa spot yang menjadi populer di instagram seperti spot jalan yang berada di atas bukit. Sehingga seolah-olah Anda berada di sebuah jalan yang tak berujung diatas awan.

Nama Watu Mabur ini diambil dari letak lokasinya yang berada diatas bukit dan terkadang ditemukan kabut yang melintas dari bawah tebing. Dengan begitu, pengunjung seolah-olah berdiri diatas awan dan terbang dari ketinggian. 

Di sini pengunjung dapat juga menikmati sunrise jika cuacanya bersahabat. Bagi Anda yang gemar berkemah, cobalah untuk membawa tenda saat mengunjungi Watu Mabur dan menikmati sunrise. Untuk berkemah di wilayah ini Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 10.000. 

Watu Mabur ini terletak di Lemahbang RT28, Lembahbang, Mangunan, Dlingo, Bantul. Anda dapat mengunjungi lokasi ini dalam 24 jam. 

10. Jurang Tembelan

Jurang Tembelen

Lokasi Jurang Tembelan dekat dengan Gardu Pandang Mangunan. Biasanya wisatawan datang untuk mengabadikan momen saat matahari terbit. Hampir akhir pekan lokasi ini dipenuhi oleh muda mudi yang ingin memburu foto dan menikmati pemandangan dari atas perahu yang menjadi spot swafoto.

Bagi Anda yang menuju ke lokasi itu, jangan lupa membawa kendaraan yang prima agar tak tersendat di tengah jalan.

Walaupun tempat terlihat kecil, namun lokasi ini memiliki 4 spot foto. Jika Anda ingin menikmati suasana sore, boleh mencoba berkunjung ke lokasi ini. 

Lokasi ini buka 24 jam. Apabila Anda ingin melihat keindahan sunrise pun bisa, asal Anda berangkat sebelum subuh. Kurang lebih jam 03.00 WIB karena mengingat cuaca yang dingin dan perjalanan yang jauh. 

11. Bukit Bintang

Bukit Bintang

Jika Anda ingin menikmati sunset  dari daerah tinggi atau bukit, maka Bukit Bintang menjadi pilihan  yang tepat untuk menikmati sunset sembari ditemani secangkir kopi.

Nama yang tak asing lagi didengar, lokasi ini selalu menjadi favorit untuk beristirahat sejenak ketika hendak turun atau naik ke pantai.

Disini pengunjung dapat menikmati senja dengan latar belakang kota. Jika matahari mulai tertidur, pengunjung dapat menikmati indahnya lampu kota.

12. Spot Riyadi

Spot Riyadi

Tak kalah dari tempat-tempat wisata lainnya. Sebab tempat ini dapat dijadikan lokasi untuk menikmati sunset ataupun kembang api saat acara tahun baru. 

Spot Riyadi yang berada di Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Untuk menuju lokasi tersebut memakan waktu kurang lebih 45 menit dari pusat kota.

Panorama kota yang memanjakan mata, terlihat seperti bintang-bintang kecil yang berada di bawah. Jika pengunjung beruntung, biasanya disini tampak keindahan Gunung Merapi yang begitu mempesona. 

Jam buka mulai pukul 05.00-23.00 WIB. Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, namun tetap harus membayar biaya parkir sekitar Rp 2.000 motor dan Rp 5.000 mobil.

Editor: Gunawan 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close