by

Nelayan Cilacap Ini Berhasil Selamat Meski Perahu Pecah di Tengah Laut

-Berita, Lokal-62 views

Selasa, 3 Desember 2019

CILACAP, jarrakposyogjakarta.com  – Perahu milik nelayan Sentolo Kawat Cilacap pecah di perairan Pantai Selok Pipa selatan pantai Nusakambangan, Cilacap, Senin (2/12/2029).

Sebuah perahu jukung katir ‘Sida Rahayu’ mengalami pecah setelah dihantam gelombang besar di selatan Nusakambangan. Kendati demikian empat nelayan pada perahu naas tersebut dapat diselamatkan setelah berhasil berenang ke bibir pantai dan selanjutnya dievakusi oleh tim SAR gabungan.

Keempat awak perahu itu terdiri Agus (40), Pepi (35), Andri (20) dan  Angga (18) warga Sentolokawat RT 03/01 Kelurahan Cilacap Kecamatan Cilacap selatan, Cilacap. “Ada satu awak perahu yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena mengalami luka sobek di kaki akibat terkena batu karang,” ujar Koordinator Pos Basarnas Cilacap, Mul Wahyono. 

Menurutnya, Senin pagi, perahu jukung berawak empat orang itu berangkat melaut untuk menangkap udang jenis lobster. Udang jenis ini habitatnya di sekitar batu karang, sehingga mereka pergi menuju perairan pantai Selok Pipa di Selatan Nusakambangan.

Setelah sampai di perairan Pantai Selok Pipa yang berbatu karang, mereka mulai  menebar jaring, namun tak diduga jaring terbelit propeler baling-baling perahu, sehingga mesin perahu mati. Dalam keadaan perahu tanpa mesin mendadak datang gelombang tinggi menghempaskan perahu tanpa kendali hingga membentur batu karang. Akibatnya perahu mengalami pecah dan seluruh awaknya terlempar ke laut.

“Keempat awak perahu berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi pantai,” lanjutnya. 

Sebenarnya pada saat kejadian terdapat perahu lain yang tidak jauh dari lokasi kejadian yang dapat menolong mereka. Namun karena awak perahu khawatir akan bernasib sama dengan perahu ‘Sida Rahayu’, sehingga mengurungkan rencananya dan memilih untuk melaporkan kejadian tersebut ke pos TPI Sentolo Kawat. 

Petugas langsung bergerak setelah mendapatkan laporan, Pos Basarnas dan Satpol air Cilacap langsung memberangkatkan tim gabungan untuk mengevakuasi awak perahu yang mengalami naas itu. “Tim berangkat menggunakan  RIB dan perahu jukung untuk melakukan penyisiran dan mengevakuasi keempat nelayan yang selamat di bibir pantai Selok Pipa,” jelasnya.

“Begitu keempatnya berhasil dievakuasi dan sampai di Sentolo Kawat, salah satu awak perahu yang  mengalami luka-luka segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” katanya. Sedang awak lainnya diserahkan kepada keluarga masing-masing. 

Sumber: krjogja.com

Editor: Gunawan 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed