by

POLRESTA YOGYA TAMBAH PERSONIL DAN SEDIAKAN RUANG TUNGGU UNTUK LAYANI 200 PEMOHON SKCK

Sejumlah warga mengurus permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polresta Yogyakarta, Rabu (13/11/2019). Pada waktu masa pendaftaran CPNS seperti saat ini terjadi penigkatan permohonan penerbitan SKCK yang pada hari biasanya hanya berkisar 50 pemohon namun diwaktu seperti ini meningkat hingga sekitar 150 pemohon per hari

YOGYA – jarrakposyogjakarta – Pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polresta Yogyakarta dari hari ke hari semakin meningkat. Apalagi sejak informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kasatintelkam Polresta Yogyakarta, Kompol Wahyu Dwi Nugroho mengatakan hari biasa Polresta Yogyakarta melayani sekitar 30 hingga 40 pemohon. Kemudian perlahan-lahan mengalami lonjakan pemohon hingga hampir 200 pemohon.

“Hari biasa paling cuma sekitar 30 sampai 40, sebelum informasi penerimaan meningkat sampai 80an pemohon per hari. Setelah ada informasi naik lagi,” katanya saat ditemui Tribunjogja.com di Polesta Yogyakarta, Rabu (13/11/2019). “Nomor antrian saat ini 191, ya sekitar 200an yang kami layani hari ini. Kalau rata-rata mungkin 150an per hari,”sambungnya. Untuk mengimbangi lonjakan pemohon, pihaknya menambah petugas pelayanan SKCK. Jika biasanya hanya dilayani tiga orang, maka ia meminta tugas petugas lagi untuk membantu melayani. Agar pemohon nyaman, ia juga menyediakan tenda dan kursi sebagai ruang tunggu di depan ruang permohonan SKCK

“Kami tambah tiga petugas lagi, supaya cepat pelayanannya. Kami juga menggunakan tenda yang biasanya untuk operasi sebagai ruang tunggu, supaya tidak sempit di dalam (ruang SKCK). Kami juga menambah jam pelayanan. Biasanya jam 14.00 selesai, kalau sekarang ya selesainya. Harus lembur, kadang ya sampai jam 16.00. Harus selesai hari itu,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau calon pemohon untuk melengkapi persyaratan sebelum mengurus SKCK. Sehingga pemohon tidak perlu bolak-balik ke Polresta Yogyakarta untuk melengkapi syarat.

Seorang pemohon SKCK, Mita Roslina (21) mengakui bahwa antrian untuk SKCK sangat panjang.

Datang sekitar pukul 11.00, ia mendapat nomor antrian 143, dan dapat dilayani sekitar pukul 12.37.

“Kalau ngurusnya cepet. Tadi ngurus sidik jari dulu, isi formulir, pemberkasan cek berkas, langsung legalisir. Antrinya yang lama, karena banyak banget yang ngurus,”ujarnya. Mita menambahkan sempat ada keluhan dari pemohon. Keluhan tersebut disampaikan karena antrian yang panjang.

“Tadi juga sempat ada keluhan, tetapi dijelaskan kalau setiap penerimaan CPNS memang seperti ini (antrian panjang). Tahun lalu juga ngurus, malah lebih parah, saya datang pagi banget, baru selesai sore karena antrian panjang. Alhamdulillah sekarang cepet,”tambahnya.

Diteruskan dari: jogja.tribunnews.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed