by

IURAN BPJS KESEHATAN NAIK, DPRD DIY BENTUK PANSUS DATANGI JAKARTA

YOGYA, www.jarrakposyogjakarta.com – DPRD DIY membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyikapi naiknya iuran BPJS Kesehatan. Dewan menilai komunikasi dengan BPJS di DIY tidak berjalan lantaran kewenangan yang dipusatkan di Jakarta.

“Karena itu Pansus akan kami minta ke Jakarta. Kami ingin meminta kejelasan karena dalam hal ini beban masyarakat akan semakin bertambah karena iuran naik,” ungkap Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana Selasa (12/11/2019).

Huda menilai naiknya iuran BPJS sangat memberatkan terutama bagi masyarakat setengah miskin yang baru akan beranjak menapaki hidup lebih baik dan terdaftar sebagai anggota mandiri. Ancaman yang berbau intimidatif pun dirasa tak sepatutnya diterapkan untuk jaminan kesehatan satu-satunya yang diampu negara.

“Ini di DIY sudah banyak yang berniat tak meneruskan kepesertaan atau non aktif karena tidak mampu membayar, ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama. Ancaman ke publik juga terasa, seharusnya tidak seperti itu karena seyogyanya ini upaya negara memberikan jaminan kesehatan pada warganya, tugas negara demikian,” imbuhnya.

Di sisi lain, dihapuskannya UU nomor 32 tahun 2004 tentang daerah yang bisa menyelenggarakan Jaminan Kesehatan Daerah membuat kondisi semakin tak baik. “Kami ingin berikan masukan juga, agar daerah diijinkan kembali membuat Jamkesda, agar ketika juga ada tunggakan ke rumah sakit maka daerah bisa lakukan intervensi. Dampaknya kan juga pada pelayanan ke masyarakat,” sambung politisi PKS ini. 

Diteruskan dari: krjogja.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed